KONSTITUSIONALISME DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENGUATAN DEMOKRASI DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN

Authors

  • Sunny Ummul Firdaus Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.55292/fj9znc66

Keywords:

Konstitusionalisme Digital, Demokrasi, Akuntabilitas, Pemerintah, Hak Konstitusional, Tata Kelola Negara

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam tata kelola penyelenggaraan negara. Konstitusionalisme digital hadir sebagai konsep yang menekankan integrasi prinsip-prinsip konstitusi—seperti supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, dan pembatasan kekuasaan—ke dalam ruang siber dan praktik pemerintahan berbasis teknologi. Artikel ini berargumen bahwa konstitusionalisme digital dapat dijadikan instrumen penguatan demokrasi dan akuntabilitas pemerintahan di Indonesia. Pertama, digitalisasi membuka peluang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses legislasi, pengawasan kebijakan, serta transparansi anggaran. Kedua, konstitusionalisme digital dapat memperkuat mekanisme checks and balances dengan mendorong keterbukaan data, perlindungan privasi, serta regulasi platform digital yang selaras dengan prinsip konstitusi. Namun, penerapannya tidak lepas dari tantangan, seperti potensi manipulasi informasi, pelanggaran hak privasi, hingga lemahnya infrastruktur hukum digital. Melalui analisis normatif dan komparatif, tulisan ini menekankan pentingnya desain regulasi yang progresif untuk memastikan transformasi digital tetap berada dalam bingkai konstitusional. Dengan demikian, konstitusionalisme digital bukan sekadar adaptasi teknologi, melainkan sebuah strategi fundamental untuk memperkuat demokrasi deliberatif dan akuntabilitas pemerintahan di era disrupsi.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

PANEL 1 : KONSTITUSIONALISME DIGITAL

How to Cite

KONSTITUSIONALISME DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENGUATAN DEMOKRASI DAN AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN. (2026). Konferensi Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara Dan Hukum Administrasi Negara, 3(1), 359-366. https://doi.org/10.55292/fj9znc66

Similar Articles

1-10 of 201

You may also start an advanced similarity search for this article.