Pendekatan Economic Analysis of Law Terhadap Efisiensi Pembentukan Lembaga Pemerintah Pasca Transisi Kepemerintahan
DOI:
https://doi.org/10.55292/q8qvar02Keywords:
Economic Analysis of Law, efisiensi, birokrasi, kebijakan publik, kesejahteraan masyarakatAbstract
Transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto membawa perubahan signifikan dalam struktur pemerintahan, ditandai dengan peningkatan jumlah menteri, wakil menteri, dan pembentukan badan baru. Kebijakan ini menimbulkan berbagai dampak terhadap anggaran negara, khususnya pada biaya operasional dan koordinasi antar-lembaga. Metode Penelitian Yuridis Normatif menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan dan Pendekatan Konseptual digunakan melalui analisis Pendekatan Economic Analysis of Law (EAL) yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi kebijakan ini, dengan menitikberatkan pada konsep nilai, kegunaan, dan efisiensi. EAL mengidentifikasi bahwa pembentukan struktur baru tanpa dasar kebutuhan yang jelas dapat menyebabkan pemborosan anggaran serta meningkatkan biaya transaksi dan kompleksitas birokrasi. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi moratorium pembentukan lembaga baru, evaluasi terhadap kinerja lembaga yang ada, serta reformasi birokrasi melalui digitalisasi dan penerapan sistem merit. Melalui pendekatan ini, pemerintah diharapkan dapat mencapai keseimbangan antara efisiensi anggaran dan efektivitas layanan publik, guna memaksimalkan kesejahteraan masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Konferensi Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
All articles published in Proceeding APHTNHAN are licensed under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
This license allows others to:
-
Share. copy and redistribute the material in any medium or format
-
Adapt. remix, transform, and build upon the material
Under the following terms:
-
Attribution. You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made.
-
NonCommercial. You may not use the material for commercial purposes.
-
ShareAlike. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
More details about this license are available at: https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/
Authors retain the copyright of their work and grant Proceeding APHTNHAN the right of first publication with the work simultaneously licensed under the CC BY-NC-SA 4.0 license.
